Rabu, 09 Mei 2012

Tugas Perkembangan Individu

Masa bayi dan awal masa kanak-kanak:

  1. Belajar memakan makanan padat 
  2. Belajar berjalan
  3. Belajar berbicara
  4. Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh
  5. Mempelajari perbedaan seks dan tata caranya
  6. Mempersiapkan diri untuk membaca 
  7. Belajar membedakan benar dan salah, dan mulai mengembangkan hati nurani


 Akhir masa kanak-kanak :
  1. Mempelajari ketrampilan fisik yang diperlukan untuk permainan-permainan yang umum
  2. Membangun sikap yang sehat mengenai diri sendiri sebagai makhluk yang sedang tumbuh
  3. Belajar menyesuaikan diri dengan teman-teman seusianya
  4. Mulai mengembangkan peran sosial pria atau wanita yang tepat
  5. Mengembangkan ketrampilan-ketrampilan dasar untuk membaca, menulis, dan berhitung
  6. Mengembangkan pengertian-pengertian yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari
  7. Mengembangkan hati nurani, pengertian moral, dan tata dan tingkatan nilai. 
  8. Mencapai kebebasan pribadi
  9. Mengembangkan sikap terhadap kelompok-kelompok sosial dan lembaga

         
 Masa Remaja :

  1. Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya baik pria maupun wanita
  2. Mencapai peran sosial pria, dan wanita
  3. Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif
  4. Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab
  5. Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang-orang dewasa lainnya
  6. Mempersiapkan karir ekonomi

Selasa, 08 Mei 2012

Aktualisasi Nilai-nilai Islam dalam Kehidupan Kampus


A.    Lintasan Sejarah Kampus Religius
Ketika abad pertengahan, kepentinagn keagamaan dominan mempengaruhi kehidupan perguruan tinggi di Eropa daratan. Aktifitas perguruan tinggi sepenuhnya didominasi oleh para dosen yang umumnya para rohaniawan (pro gereja). Mereka yang berkuasa menentukan siapa yang layak menjadi mahasiswa dan ilmu apa yang harus disampaikan. Tipe perguruan tinggi ini disebut University Magistorum, artinya kampus yang sangat menonjolkan simbol dan doktrin ajaran agama dan melarang “ilmu setan” yang dapat mengancam keimanan dan hegemoni gereja.
Dominasi keagamaan mulai pudar ketika munculnya gugatan terhadap otoritas gereja oleh para ilmuwan yang merasa aktifitas dan kreatifitas keilmuannyaa dibatasi oleh gereja dan gerakan protestan dari dalam gereja. Kemudian berkembang kampus University studiorum, dimana mahasiswa mempunyai wewenang luas untuk menentukan sendiri ilmu apa yang dibutuhkan dan dosen siapa yang layak mengajar.
           
B.     Pengertian Aktualisasi Islam
Aktualisasi Islam adalah penjabaran nilai-nilai Islam dalam bentuk norma-norma dan merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari secara individual, berbangsa dan bernegara.
Aktualisasi Islam dalam kehidupan kampus adalah realisasi penjabaran nilai-nilai Islam dalam bentuk norma-norma dalam setiap aspek kehidupan kampus yang dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat kampus.
Penjabaran nilai-nilai Islam diwujudkan dalam bentuk norma hukum, kenegaraan, dan moral yang dibingkai dalam aspek ibadah dan akhlak. Sedangkan realisasinya dikaitkan dengan perilaku setiap individu dalam hubungannya dengan Allah (hablum minallah) dan hubungannya dengan manusia (hablum minanas)

C.    Wujud dan Pendekatan Aktualisasi Nilai-nilai Islam
Tiga wujud dalam mengaktualisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan kampus:
1.      Aspek Fisik
Aktualisasi nilai-nilai Islam diwjudkan dalam bentuk ibadah (mushalla/masjid), perpustakaan, tulisan (spanduk, dan peraturan
2.      Aspek kegiatan
Berupa perkuliahan, asistensi, seminar, kajian, dan lain-lain.
3.      Sikap dan perilaku
Diwujudkan dalam bentuk budaya salam, sapaa, silaturahim dan penampilan.

Muhadjir Effendi menawarkan dua pendekatan untuk mewujudkan sebuah kampus yang bercitrakan agama, yaitu:
1.      Pendekatan formal
Pendekatan dalam bentuk kegiatan kurikuler (kegiatan pengajaran secara tatap muka di kelas)
2.      Pendekatan Non Formal
Pendekatan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.

      Perguruan Tinggi Umum sepertinya akan mengalami benturan struktural dan institusional ketika hendak mewujudkan sebuah kampus religius. Sebab dalam muatan kurikulumnya, masih adanya dualisme antara ilmu agama dan ilmu “sekuler”, antara mata kuliah agama dan mata kuliah umum.
Beberapa metode untuk mengatasi duslisme (Kuntowijoyo, 1991::352-353):
  1. Memasukkan mata kuliah keislaman sebagai bagian kurikulum yang ada.
  2. Menawarkan beberapa mata kuliah pilihan dalam bidang studi Islam, setelah mahasiswa menempuh mata kuliah PAI tingkat dasar pada awal semester, pada semester berikutnya diharusnya memilih studi Islam secara bebas, seperti tafsir dan fiqh.
  3. Diajarkannya mata kuliah filsafat ilmu untuk memberikan latar belakang filosofis mengenai mata kuliah umum yang diajarkan.

D.    Budaya Akademik
Budaya akademik merupakan proses belajar mengajar dan penelitian dalam arti sebenarnya, Al Qur’an menebutnya sebagai tradisi rabbani yang artinya orang yang ma’rifah kepada Allah, berpegang tegung pada agama Allah dan selalu taat padanya. Allah berfirman dalam QS.Ali Imran :79:

79.  Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al-Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah. Akan tetapi (dia berkata): Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.

Budaya akademik dalam pandangan Islam adalah suatu tradisi atau

Minggu, 10 Juli 2011

10 Misteri Otak


Begitu banyak misteri disekitar kita, terutama misteri yang ada pada alam sekitar kita. Hmmm... jangankan alam sekitar, diri sendiri kita pun masih banyak menyimpan bergagai misteri. Otak manusia bisa disamakan dengan prosesor komputer. Bedanya, kinerja prosesor dapat diuraikan secara logika, sedangkan otak kita tidak.
Ada 10 misteri yang masih menyelubungi seluk beluk otak manusia. Ilmuwan masih terus mencoba mencari penjelasan ilmiahnya. Tapi tetap saja misteri itu merupakan rahasia kehidupan ciptaan Tuhan yang luar biasa.
Berikut 10 misteri seputar otak manusia yang kita alami sehari-hari, tapi tetap kita tak mampu mencari penyebabnya.

1. Kesadaran
Saat bangun di pagi hari, kita tersadar dari tidur. Menikmati sinar matahari dari celah jendela, udara pagi nan sejuk, dan seterusnya. Kita menyebutnya sebagai kesadaran. Bidang ini memicu topik majemuk yang dibahas ilmuwan sejak zaman dulu. Pakar neurologi mutakhir menjabarkan kesadaran sebagai suatu topik riset realistis.

2. Hidup Membeku
Hidup abadi memang hanya ada dalam khayalan manusia. Namun

Cara Memaksimalkan Kemampuan Otak

Terlalu banyak berpikir tentu membuat kemampuan otak kita untuk mengingat bermacamhal menjadi sedikit terganggu. Nah, untuk itu anda perlu melakukan penyegaran agar kemampuan otak anda dapat kembali meningkat. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk memaksimalkan kemampuan otak kita? Berikut merupakan beberapa trik agar kemampuan otak anda meningkat.

Ibarat hardisk komputer yang menampung ratusan memori, otak pun memerlukan penyegaran agar sistem kerjanya menjadi lebih maksimal. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk melatih otak Anda agar lebih tajam mengingat hal-hal penting yang Anda butuhkan sewaktu-waktu. Selain memerhatikan asupan makanan dan latihan memori otak, meningkatkan memori dapat dilakukan dengan mencoba aktivitas yang melibatkan otak.
Cara terbaik untuk meningkatkan memori Anda menurut Dr Charulatha Sankhla, seorang ahli bedah saraf di Mumbai adalah terus menggunakannya. Menurut dia, kita harus menjaga otak seaktif mungkin.
“Karena itu, bermain “game” yang melibatkan pikiran dan teka-teki adalah cara terbaik untuk meningkatkan daya ingat,” katanya.
Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda coba  : 

1.    Olahraga


Setiap bentuk latihan fisik akan meningkatkan kesehatan otak Anda. Latihan atau olahraga seperti basket, aerobik, menari, dan sebagainya akan meningkatkan sirkulasi darah Anda yang akhirnya akan meningkatkan kadar oksigen dalam otak Anda.
Sankhla mengatakan, hal ini sangat baik untuk meningkatkan kemampuan kognitif kita. Efeknya, Anda akan merasakan pikiran terasa lebih segar dan lapang dari sebelumnya.
Jangan lupa juga untuk selalu menjaga pola makan, karena enak belum tentu sehat :)



Minggu, 03 Juli 2011

Beragam Macam Gaya Belajar



Sangat penting buat kamu untuk mengenal gaya belajarmu sendiri dan juga strategi dalam belajar sesuai dengan gaya belajarmu, karena dunia belajar adalah dunia yang sangat dekat dengan kamu.,
terlebih untuk kamu yang menginjak masa remaja.
Masa-masa kamu menuntut ilmu di sekolah. Seperti apa gaya belajarmu? Biar kamu bisa tahu gaya belajar kamu sendiri, kita lihat sama-sama beberapa gaya belajar yang ada
Tiap kamu itu unik dan nggak ada yang sama. Kamu mungkin lebih suka belajar dengan membaca, ada juga kamu yang suka belajar dengan berbicara atau berdiskusi dengan orang-orang disekelilingmu, tapi ada juga diantaranya yang suka belajar lewat praktik langsung. Kamu tuh paling nggak suka dengan teori panjang lebar karena menurut kamu itu akan sangat membosankan.
Coba saja lihat kalau kamu lagi belajar buat ujian. Ada yang belajar sambil berbicara keras-keras sehingga kadang dia suka nggak sadar kalau teman sebelahnya terganggu, ada juga yang suka belajar sambil menyendiri dan nggak suka diganggu sama yang lain, ada juga khusyuk sendirian merenungkan buku yang sudah bibacanya. Terus, ada juga yang kalau belajar suka pakai gerak fisik, dan sebagainya.

Tiga Macam Gaya Belajar
Nah, termasuk tipe pembelajar yang manakah kamu? Gaya belajar ini sangat penting untuk kamu ketahui. Dengan begitu, kamu bisa berkembang sesuai dengan kecenderungan cara belajar dalam dirimu. Berikut ini ada tiga kecenderungan cara belajar seseorang :

Penglihatan /  Visual
Belajar melalui melihat sesuatu. Kita suka melihat gambar atau diagram. Kita suka pertunjukan, peragaan, atau menyaksikan video.

Ciri-ciri :
  1. Rapi dan teratur serta pandai memadukan warna
  2. Berbicara dengan cepat 
  3. Perencana dan pengatur jangka panjang yang baik
  4. Teliti terhadap detail
  5. Mementingkan penampilan, baik dalam hal pakaian maupun prestas
  6. Pengeja yang baik
  7. Mengingat apa yang dilihat daripada apa yang didengar

Sabtu, 02 Juli 2011

Cara Mengatasi Rendah Diri dengan Mengenali Kelebihan dan Kekurangan Diri Sendiri


1.    Pengertian rendah diri
Rendah diri adalah perasaan diri tidak mampu dan menganggap orang lain lebih baik dari dirinya. Sering kali kita lebih menghargai orang lain daripada diri sendiri. Sikap ini membuat kita menjadi "rendah diri" dan bahkan mungkin enggan berinteraksi dengan orang lain. Tentu saja sikap "rendah diri" akan merugikan diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Sebab kita tidak bisa membuat diri kita berharga bagi orang lain dan mendedikasikan talenta ataupun keterampilan kita bagi orang-orang di sekitar kita. Untuk mengatasi sikap minder tersebut ada satu syarat, yakni menghargai diri sendiri
Pengertian rendah diri adalah keadaan emosi yang mengakibatkan munculnya berbagai perasaan negatif seperti kegelisahan, rasa tidak aman, rasa tidak mampu, takut gagal, dsb. Seperti dikatakan oleh Alder bahwa rendah diri berarti perasaan kurang berharga yang timbul karena ketidakmampuan psikologis atau social maupun karena keadaan jasmani kurang sempurna (Sumadi Suryabrata, 1984, hlm. 220).
Berikut ini contoh orang yang mengalami rendah diri :
a.   Nita merasa dirinya paling bgodoh karena nilai fisikanya 5. padahal, nita mempunyai kelebihgan pandai pada pelajaran olah raga.
b.    Arman merasa dirinya anak yang paling miskin dikelas karena sepatu yang dipakainya paling jelek. Padahal arman mempunyai kelebihan ia pandai bergau

2.    Sebab-sebab timbulnya perasaan rendah diri
Perasaan rendah diri tidak timbul dengan sendirinya. Ada dua factor yang dapat menyebabkan perasaan rendah diri, yaitu :
a.    Faktor intern, yaitu penyebab yang berasal dari diri sendiri, seperti cacat tubuh, kelemahan menguasai bidang studi, dan susah berkomunikasi.
b.    Faktor ekstern, yaitu penyebab yang berasal dari luar, seperti ekonomi orang tua lemah (tidak mampu), orang tua yang bercerai dan keluarga sering cekcok.
Kelemahan yang dimiliki oleh seseorang baik berasal dari luar maupun dari dalam dirinya dapat menimbulkan perasaan rendah diri.
Beberapa faktor lain yang menimbulkan perasaan rendah diri, yaitu ;

Selasa, 28 Juni 2011

Kenali Gaya Belajarmu ..


Hmmmm, gara belajar??!
gimana sich gara belajarmu slama ini??
Kenali Gara Belajarmu, Yuuk ..

 

Tapi ada syaratnya, ...
kamu harus jawab pertanyaan ini dengan jujur  ...
Lihat juga strategi untuk belajar, sesuai gaya belajarmu ..




OK, sekarang siapin kertas dan juga alat tulis
Setelah itu, ...
jawab pertanyaan di Tabel A, B, dan C dengan jawaban YA / TIDAK, sudah siaaaap??!


((: Selamat Mencoba :))


TABEL A
  1. Jika mengerjakan sesuatu, saya akan selalu membaca instruksinya terlebih dahulu
  2. Saya lebih suka kegiatan membaca daripada mendengarkan penjelasan
  3. Saya selalu dapat menunjukkan arah utara ataupun selatan dimanapun saya berada
  4. Saya suka menulis surat, jurnal, atau buku harian
  5. Ketika orang lain berbicara, saya biasanya membuat gambar dari apa yang mereka katakan dalam pikiran saya
  6. Saya melihat objek dalam bentuk gambar, saya dapat dengan mudah mengnali objek yang sama walaupun posisi obyek itu diputar atau diubah
  7. Saya sering mencoret-coret kertas pada saat berbicara di telepon atau dalam kelas
  8. Saya lebih suka membaca cerita daripada mendengarkan
  9. Saya dapat dengan sangat cepat melakukan penjumlahan dan perkalian dalam pikiran saya
  10. Saya suka mencatat perintah atau instruksi yang disampaikan pada saya
TOTAL :


TABEL B
  1. Saya lebih suka mendengarkan informasi yang ada dikaset daripada membaca buku
  2. Saat sendirian, saya biasanya memainkan musik/lagu atau bernyanyi
  3. Saat berbicara, saya suka mengatakan “Saya mendengarkan Anda, itu terdengar bagus, itu bunyinya bagus”